Tupoksi Nagari Maggopoh

Profil / Tupoksi

TUGAS DAN FUNGSI STRUKTUR NAGARI

WALINAGARI

Walinagari memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan Pemerintahan Nagari, seperti tata praja Pemerintahan, penetapan peraturan di nagari, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertipan, melakukan upaya perlindungan masyarakat, administrasi kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah.
  2. Melaksanakan pembangunan, seperti pembangunan sarana prasarana nagari, dan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan.
  3. Pembinaan kemasyarakatan, seperti melaksanakan hak dan kewajiban masyarakat, partisipasi masyarakat, sosial budaya masyarakat, keagamaan dan ketenagakerjaan.
  4. Pemberdayaan masyarakat, seperti tugas sosialisasi dan motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.
  5. Menjaga hubungan kemitraan dengan lembaga masyarakat dan lembaga lainnya. 

 

SEKRETARIS NAGARI

Sekretaris Nagari memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administriasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi.
  2. Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat nagari, penyediaan prasarana perangkat nagari dan kantor, penyiapan rapat, pangadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
  3. Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber- sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan administrasi penghasilan Walinagari, Perangkat Nagari, BAMUS, dan lembaga pemerintahan nagari lainnya.
  4. Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja nagari, menginventarisir data- data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evakuasi program, serta penyusunan laporan.
  5. Melaksanakan tugas lainnya yang berhubungan dengan bidang tugas sesuai dengan ketentuan, petunjuk dan kebijaksanaan pimpinan.

 

KEPALA SEKSI

 Kepala Seksi memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

1. KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

  1. Melaksanakan manajemen tata praja Pemerintahan.
  2. Menyusun rancangan regulasi nagari.
  3. Pembinaan masalah pertanahan.
  4. Pembinaan ketentraman dan ketertiban.
  5. Pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat.
  6. Kependudukan.
  7. Penataan dan pengelolaan wilayah.
  8. Pendataan dan pengelolaan Profil Nagari.

 

2. KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

  1. Melaksanakan pembangunan sarana prasarana nagari.
  2. Pembangunan bidang pendidikan.
  3. Kesehatan.
  4. Tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna.

 

3. KEPALA SEKSI PELAYANAN

  1. Melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat.
  2. Meningkatkan upaya partisipasi masyarakat.
  3. Pelestarian nilai sosial budaya masyarakat.
  4. Keagamaan.
  5. Ketenagakerjaan. 

 

KEPALA URUSAN (KAUR)

 Kepala Urusan (KAUR) memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

1. KAUR TATA USAHA DAN UMUM

  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah.
  2. Melaksanakan administrasi surat menyurat.
  3. Melaksanakan arsip.
  4. Melaksanakan ekspedisi.
  5. Melaksanakan penataan administrasi perangkat nagari.
  6. Melaksanakan penyediaan prasarana perangkat nagari dan kantor.
  7. Melaksanakan penyiapan rapat.
  8. Melaksanakan pangadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas. dan
  9. Melaksanakan pelayanan umum.

 

2. KAUR KEUANGAN

  1. Melaksanakan pengurusan administrasi keuangan.
  2. Melaksanakan administrasi sumber- sumber pendapatan dan pengeluaran.
  3. Melaksanakan verifikasi administrasi keuangan.
  4. Melaksanakan administrasi penghasilan Walinagari, Perangkat Nagari, BAMUS, dan lembaga pemerintahan Nagari lainnya.

 

3. KAUR PERENCANAAN

  1. Mengoordinasikan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja nagari.
  2. Menginventarisir data- data dalam rangka pembangunan.
  3. Melakukan monitoring dan evaluasi program.
  4. Menyusun laporan.

 

WALI JORONG

Wali Jorong memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

  1. Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah.
  2. Mengawasi pelaksanaan pembangunan diwilayahnya.
  3. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
  4. Melakukan upaya- upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.